Siapa sih yang ga tau Doraemon ?

Adek ku yang balita, tetanggaku yang TK, temen SD, mantan SMP, pacar yang di SMA, kenalan anak kuliahan bahkan guru kita tercinta pasti tau. Ada yang tau juga ga sejarah doraemon ?. Sebenarnya doraemon adalah robot kucing yang dibuat tanggal 3 September 2112. Di Tokyo, Jepang terjadi produksi massal berbagai tipe robot. Karena adanya sebuah kecelakan, Doraemon yang kehilangan salah satu skrup menjadi barang kelas dua. Dan berikut adalah kisah selanjutnya.
Awal Cerita
Ia adalah sebuah robot gagal yang dilelang
kepada sebuah keluarga miskin yang terlilit utang, yang tak lain adalah
keluarga keturunan Nobi Nobita. Doraemon pernah menjalani masa-masa berat: Ia
hanya menjadi penjaga bayi setelah gagal melewati ujian di akademi robot, kedua
telinganya hancur setelah digigit robot tikus, catnya luntur akibat ulahnya
sendiri, dan masih banyak kisah sedih yang ia lalui pada tahun pertama sejak
kelahirannya. Sampai suatu ketika, keluarganya mengirimkan ia kembali ke masa
lalu, kira-kira 250 tahun yang lalu, zaman dimana Nobita Nobi, leluhur keluarga
ini, masih hidup di Tokyo.
Misi Doraemon adalah untuk menolong Nobi
Nobita (buyut dari Sewashi yang memiliki Doraemon). Nobita adalah seorang anak
yang selalu mengalami nasib sial dan tak punya kemampuan apa-apa. Ia bodoh
dalam pelajaran sekolah dan tidak bisa berolahraga, Nobita hanya berbakat dalam
tembak-menembak,bermain karet, dan tidur; kemampuan yang hampir tak berguna di
zaman Jepang modern. Inilah alasan mengapa ia gagal menjalani kehidupannya. Dan
Doraemon dikirim dari masa depan untuk menjadikannya seorang pria yang sukses.
Sangat ironis, sebuah robot gagal datang membantu seorang anak yang gagal.
Tetapi pada kenyataannya, persahabatan kedua anak ini membuat mereka menjadi
seseorang yang lebih baik.
Akhir Cerita
Sejak tahun 1980-an, banyak sekali
bermunculan cerita dan spekulasi tentang akhir kisah Doraemon.
Kisah pertama —dan paling optimistik— dipublikasikan oleh
Nobuo Satu beberapa tahun yang lalu. Diceritakan suatu hari, Nobita pulang ke
rumah dan merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tapi tak lama, ia menyadari ada
sesuatu yang salah dengan Doraemon; robot kesayangannya itu hanya diam dan tak
menjawab keluhannya. Ia pun segera menelepon Dorami, adik Doraemon, dan meminta
petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon
habis. Lebih jauh lagi, Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti
Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai pendukung memori di
bagian telinga, tetapi karena Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak
memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya
cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya,
namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan
kawan-kawannya; termasuk tentang Nobita.
Disaat bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya "perjalanan waktu" dan menghalangi Nobita yang berusaha membawa Doraemon untuk diperbaiki pada masa depan. Dorami kemudian memberikan pilihan: nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon pada masa depan dan menghapus ingatannya atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon; Nobita memilih cara kedua. Nobita —yang sangat kehilangan Doraemon— kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, tiga tahun kemudian Nobita lulus SMA dengan nilai terbaik dan menjadi seseorang yang sangat populer di sekolahnya. Meskipun demikian, sifat Nobita yang ceria dan optimistik hilang, ia menjadi seorang kutubuku yang selalu menyendiri. Dua puluh sembilan tahun kemudian, diceritakan Dekisugi yang telah menjadi presiden Jepang, mengadakan reuni dengan Suneo dan Jaian. Ketiganya membahas mengenai masalah tentang "hilangnya" Doraemon dan tentang Time Paradox; sebuah teori yang menjelaskan bahwa sejarah dunia dapat berubah dengan diciptakannya mesin waktu. dan dari percakapan itulah terpapar alasan kenapa patroli waktu tak memberikan izin nobita untuk memperbaiki Doraemon pada masa depan, karena Nobita itu sendiri yang menciptakan Doraemon. Setelah diperbaiki, doraemon menjadi mempunyai telinga dan berwarna kuning, dipeluknya erat-erat Doraemon. Dan mereka hidup bahagia selamanya.

Yang kedua, akhir yang lebih pesimistik mengusulkan bahwa Nobita menderita autisme dan semua karakter yang ada (termasuk Doraemon) hanyalah karakter fiksi dalam imajinasinya saja. Gagasan bahwa Nobita yang sakit dan sekarat membayangkan semua seri di tempat tidurnya untuk membantunya menghilangkan depresi dan rasa sakitnya membuat marah banyak fans. Banyak fans di jepang protes di luar kantor utama penerbit dari seri setelah mengetahui tentang hal ini. Penerbit akhirnya mengeluarkan pernyataan publik bahwa hal ini tidak benar.
Yang ketiga berisi bahwa
Nobita jatuh dan kepalanya terbentur batu. Ia mengalami koma. Untuk mendapatkan
uang operasi agar Nobita selamat, Doraemon menjual seluruh peralatannya di kantong
ajaibnya. Sayangnya, operasi tersebut gagal. Doraemon menjual semua
peralatannya kecuali satu alat yang ia gunakan untuk memperbolehkan Nobita
pergi kemanapun ia mau. Pada akhirnya, Nobita ingin pergi ke surga


Tidak ada komentar:
Posting Komentar